Pengertian Musik Klasik : Sejarah, Fungsi, Ciri dan Disertai Contohnya

Meta Deskripsi:

Pengertian musik klasik jika ditelaah menurut para ahli memiliki arti mendalam. Hal inilah yang membuat jenis musik satu ini tak lekang oleh waktu.

Di dunia seni, musik adalah salah satu cabang yang memiliki banyak jenis. Salah satu jenisnya adalah musik klasik. Adapun pengertian musik klasik secara singkat adalah musik yang bergaya seperti masa lampau atau tua. Tidak heran jika instrumen klasik identik dengan musik yang mengiris hati.

Selain instrumen yang mengiris hati, musik klasik juga dikenal memiliki struktur komposisi yangn rumit dan terperinci. Beberapa komponis dengan popularitas besar yang erat kaitannya dengan musik klasik antara lain: Mozart, Bethoven dan masih banyak lagi.

Pengertian Musik Klasik

Jika ditelaah lebih dalam pengertian dari musik klasik ini memiliki banyak arti menurut para ahli. McNeill (2011) menyatakan bahwa musik klasik merupakan sebuah komposisi musik yang lahir dari budaya Eropa pada sekitar tahun 1750 hingga 1825.

Sementara itu, Djohan (2006) menyebut bahwa musik klasik adalah jenis musuk yang dimainkan mengunakan aturan dasar teori perbandingan musik. Oleh karenanya, komposisi musik pada jenis klasik biasanya lebih kompleks dan rumit. Tidak heran jika banyak digunakan dalam pertunjukan besar.

Sejarah Musik Klasik

Ditelisik dari rekam jejaknya, ternyata ada beberapa periode waktu dalam mempelajari sejarah musik klasik. Setidaknya ada 6 periode waktu perkembangan musik klasik di dunia. Apa saja periode waktunya?

  • Zaman Abad Pertengahan (590-1400 M)
  • Zaman Renaisans (1400-1600 M)
  • Zaman Barok (1600-1750 M)
  • Zaman Klasik (1750-1825 M)
  • Zaman Romantik (1825-1900 M)
  • Zaman Modern (1900 M-sekarang)

Sejak periode tahun 1900 sampai sekarang, musik klasik Eropa mengalami perkembangan yang sangat pesat. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan teknik dan gaya musiknya yang semakin berkembang.

Fungsi Musik Klasik

Penggunaan musik klasik ternyata memiliki banyak fungsi krusial, Adapun fungsi musik klasik adalah sebagai berikut:

Hiburan

Musik klasik bisa menjadi sarana hiburan karena nada-nadansya yang bisa membuat orang bisa merasa terhibur.

Pendidikan

Musik klasik ternyata bisa bermanfaat untuk otak. Fungsi musik klasik bagi otak adalah untuk meningkatkan fokus, motivasi dan mendorong kreativitas. Hasilnya, otak pun akan jadi lebih cerdas. Tidak heran jika musik klasik sering didengarkan pada ibu yang sedang hamil.

Relaksasi

Padanan nada dalam musik klasik ternyata juga bisa memberikan sarana relaksasi yang sangat efetif. Mendengarkan musik klasik secara rutin, dapat membantu meredakan dan mengurangi stress, meningkatkan kualitas tidur serta suasana hati.

Ciri Musik Klasik

Setelah mengeri tentang pengertian musik klasik kini saatnya kamu memahami karakteristik dan ciri cirinya. Adapun ciri-ciri dari musik klasik yang wajib diketahui adalah sebagai berikut:

  • Memiliki tangga nada diatonis: tangga nada diatonis merupakan tanda nada yang terdiri dari tujuh nada dengan jarak tertentu.
  • Teknik yang homofoni: teknik musik satu ini dikenal menggunakan satu suara yang menojol sebagai melodi sementara suara lainnya sebagau pengiring.
  • Bentuk musik yang kompleks: bentuk musik yang paling umum adalah sonata, simfoni dan opera.
  • Menggunakan gaya orkestra: musik klasik biasanya dimainkan dengan cara penyajian orkestra.

Contoh Musik Klasik

Ciri khas lain yang hanya dimiliki oleh musik klasik adalah nadanya yang tak lekang oleh waktu.  Berikut ini adalah contoh musik klasik barat yang masih sering diputar untuk latar film hingga acara televisi:

  • Canon in D (Johann Pachelbel)
  • Fur Elise dan Ode to Joy (Ludwig van Beethoven)
  • Hungarian Rhapsody No. 2 (Franz Liszt)
  • The Blue Danube (Johann Strauss)
  • Twinkle, Twinkle, Little Star (Mozart)

Dari pengertian musik klasik yang sudah disebutkan, bisa dilihat bahwa jenis musik satu ini memiliki energi magis yang luar biasa. Adapun energi magis ini diciptakan dari komposisi yang rumit dan menggugah hati. Tidak heran jika musik klasik disebut tak lekang oleh waktu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *