Keunikan Seni Tari Jaipong : Sejarah dan Asalnya

Meta Deskripsi:

Seni tari Jaipong, sebuah tarian khas Jawa Barat dengan gerakan energik yang membuat suasana semakin meriah dan menyenangkan.

Sebagai negara yang kaya akan seni budaya dan adat istiadat, Indonesia memiliki ragam kesenian daerah yang sudah sangat populer. Salah satunya adalah seni tari Jaipong dengan gerakan tari yang dinamis dan energik.

Seperti tarian khas daerah lainnya di Indonesia, tari Jaipong juga memiliki ciri tersendiri yang membuatnya unik dan berbeda dari jenis tarian lainnya. Untuk mengenal lebih jauh seni tari tersebut lengkap dengan keunikan dan sejarahnya, silakan simak penjelasannya di bawah ini.

Keunikan Seni Tari Jaipong

Jika Anda pernah menyaksikan pertunjukan tari tradisional Jaipong, pasti sudah bisa melihat ciri khas dari tarian tersebut. Salah satunya dari gerakan yang lincah dengan penampilan penari yang cantik dan terlihat menarik. Adapun keunikan dari tari Jaipongan adalah:

·       Gerakan Tari yang Energik dan Lincah

Tarian Jaipong Sunda sangat berbeda dengan gaya tarian khas Jawa Tengah atau Jogja yang umumnya dibawakan dengan lembut dan lemah gemulai. Jaipongan dibawakan dengan gerakan yang lincah dan energik sehingga membuat suasana semakin seru dan meriah.

·       Musik Pengiring yang Dinamis

Seni musik tari Jaipong terdengar sangat dinamis dengan perpaduan antara gendang, tabuh dan gong yang menciptakan atmosfer kegembiraan di dalamnya. Dengan musik yang dinamis dan penuh kegembiraan, ditambah suara merdu dari sinden membuat suasana terasa semakin meriah.

·       Kostum Tari yang Khas

Jaipong Sunda identik dengan kostum penari yang khas dan unik. Penari wanita akan tampil dengan gaya rambut disanggul, berkebaya dan menggunakan selendang. Sementara penari pria mengenakan pangsi, yaitu pakaian hitam serta bendu di kepala.

·       Gaya Tarian yang Khas

Seni dan budaya tari Jaipong ditampilkan dalam gerakan yang khas. Yang menarik, seni tarian yang satu ini secara apik menggabungkan antara beberapa kesenian tradisional seperti wayang golek, topeng banjet, pencak silat dan ketuk tilu dengan nuansa yang penuh keceriaan di dalamnya.

Sejarah Seni Tari Jaipong

Mungkin masih banyak yang belum tahu sejarah tarian Jaipong. Jenis kesenian ini rupanya sudah berkembang sejak tahun 1960-an dan dikenal dengan sebutan Tari Banjet. Kesenian Jaipong diciptakan pertama kali oleh seniman asal Karawang yang bernama H. Suanda.

Dengan bakat seni dan kreativitasnya yang tinggi, H. Suanda berhasil menciptakan inovasi berupa kesenian baru yang menggabungkan beberapa kesenian tradisional yang telah dikuasainya. Yaitu tari pencak silat, tari topeng banjet, tari ketuk tilu dan wayang golek.

Sementara iringan musik yang digunakan berupa instrumen gendang, gong, degung dan beberapa alat musik lainnya yang mampu menghasilkan bunyi-bunyi dinamis. Iringan musik yang energik juga dilengkapi dengan nyanyian sinden bersuara merdu.

Dalam perkembangannya, tarian tersebut disusun ulang oleh seniman bernama Gugum Gumbira yang membuat gerakan tari tersebut kemudian lebih dikenal sebagai tari Jaipong. Seni tari ini mengalami perkembangan yang pesat di tahun 1979 yang ditandai dengan banyaknya pertunjukan tarian Jaipong.

Asal Seni Tari Tradisional Jaipong

Pada bagian sebelumnya sudah disinggung bahwa seni tarian Jaipong berasal dari daerah Jawa Barat, tepatnya dari Karawang. Setidaknya ada dua nama seniman besar yang menciptakan seni tari tersebut, yaitu H.Suanda yang pertama kali menggabungkan beberapa gerakan kesenian tradisional.

Kemudian ada Gugum Gumbira yang berhasil menyusun kembali tarian tersebut dan membawanya ke Bandung untuk dikembangkan. Hingga akhirnya Jaipong menjadi salah satu seni tari yang populer di Jawa Barat.

Seni tari Jaipong adalah jenis kesenian khas yang berasal dari Karawang, Jawa Barat. Pertunjukan seni tari yang satu ini sangat menarik, karena menampilkan gerakan penari yang lincah dan energik sehingga membuat suasana semakin ceria dan penuh kegembiraan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *