Contoh Teks Deskripsi Beserta Pengertian dan Strukturnya

Meta Deskripsi:

Contoh teks deskripsi bisa dijadikan referensi bagi kamu yang ingin menjelaskan mendalam tentang sebuah objek. Jadi, seperti apa aturan penulisannya?

Jenis teks dalam Bahasa Indonesia yang paling sering digunakan adalah deskripsi. Dalam contoh teks deskripsi singkat, kamu bisa melihat bahwa jenis teks satu ini kerap digunakan untuk mendeskripsikan secara detail tentang sebuah objek atau bahkan peristiwa.

Karena berhubungan dengan deskripsi objek, para penulis wajib untuk teliti. Hal ini dilakukan agar para pembaca bisa dengan mudah menginterpretasikan objek yang dimaksud Oleh sebab itu, penulisan jenis teks ini tidak boleh sembarangan. Penulis juga dituntut harus teliti. Lantas, apa saja aturannya?

Pengertian Teks Deskripsi

Sebelum membahas lebih jauh tentang contoh, aturan teks deskripsi beserta strukturnya, ada baiknya untuk memahami pengertian terlebih dahulu. Secara harfiah, teks deskripsi adalah jenis teks yang fokusnya adalah untuk memberikan gambaran detail kepada pembaca tentang sebuah objek.

Dengan membaca teks deskripsi, pembaca bisa dengan mudah memahami dengan baik objek yang dimaksud oleh penulis. Untuk itu, penulis wajib menggunakan pendekatan panca indra untuk membangun citra yang kuat. Hal ini yang membuat teks deskripsi bisa menyentuh perasaan pembaca.

Struktur Teks Deskripsi

Dilihat dari beberapa contoh teks deskripsi, kamu bisa menemukan bahwa ada struktur khas yang dibangun pada jenis karangan tersebut. Secara umum, setidaknya ada 4 syarat struktur yang wajib penulis sertakan saat membuat teks deskripsi. Berikut ini adalah pembahasannya!

1.  Judul

Contoh bagian dan struktur utama yang wajib ada dalam teks deskripsi adalah judul. Dalam penulisan judul, penulis wajib memberikan kalimat yang merepresentasikan isi teks namun tidak terlalu panjang. Biasanya, judul juga menjadi batasan utama dalam mendeskripsikan sebuah objek

2.  Identifikasi

Setelah judul, struktur berikutnya adalah identifikasi. Pada bagian ini, para penulis bisa mulai mengawali deskripsi dengan memasukkan nama objek, makna nama, lokasi, sejarah hingga gambaran umum lain. Tidak usah terlalu panjang, cukup tuliskan bagian-bagian yang penting saja.

3.  Deskripsi Bagian

Setelah dijelaskan identifikasi singkatnya, maka barulah di bagian ini penulis wajib memberikan gambaran lengkapnya. Tulis secara rinci gambaran apa yang dilihat, dengar dan rasakan. Maksimalkan deskripsi indera agar hasil tulisan lebih bisa menyentuh hati para pembaca.

4.  Kesimpulan/Kesan

Setelah dideskripsikan secara utuh, kini saatnya kamu mengambil kesimpulan. Tarik kesimpulan berdasarkan hasil deskripsi. Jika perlu, kamu juga bisa menambahkan kesan agar hasil tulisan bisa lebih meyakinkan para pembacanya. Kesan ini akan menutup bagian teks deskripsi yang kamu tuliskan.

 

Contoh Teks Deskripsi

Untuk lebih memahami perihal teks deskripsi, berikut ini adalah contoh dari teks deskripsi yang berkisah tentang hewan untuk dijadikan referensi. Dari contoh tersebut, kamu akan diajak untuk mendeskripsikan kucing sebagai seekor binatang kesayangan. Ini dia contoh selengkapnya!

Judul

Oreo, Si Kucing Hitam Putih Kesayangan Keluarga

Identifikasi

Sejak kuliah, aku memiliki seekor kucing yang kuberi nama Oreo. Nama itu kuberikan kepadanya karena ia memiliki warna bulu hitam putih seperti biskuit Oreo. Berjenis kelamin jantan dari kelompok ras domestik, Oreo tumbuh menjadi kucing yang gagah dan berani.

Deskripsi Bagian

Saat ini, usia Oreo sudah menginjak tahun ke-6. Bulunya yang berwarna hitam hampir menyelimuti semua bagian tubuhnya. Warna putih hanya terdapat pada bagian kaki dan leher. Tidak heran jika banyak yang menyebutnya kucing berkaus kaki.

Kesimpulan

Karena kami sudah bersama selama 6 tahun, aku sangat menyayanginya. Oreo seolah menjadi saksi susah senang perjalanan hidupku selama 6 tahun terakhir ini. Aku berharap, Oreo bisa sehat selamanya dan menemaniku dalam waktu yang cukup lama.

Dari uraian dan contoh teks deskripsi di atas, dapat disimpulkan bahwa jenis karangan ini adalah pilihan terbaik digunakan untuk menjabarkan sesuatu. Namun, dalam penulisannya, kamu harus teliti dan memastikan bahwa memilih kata yang tepat agar interpretasi pembaca bisa benar-benar terbentuk.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *